Anime yang memiliki 13 episode ini langsung tamat di
kali pertama perilisannya. Seperti biasa, aku direkomendasikan untuk menonton anime
ini karena memiliki cerita “pergi ke masa lalu” – entahlah aku memang menyukai
anime atau film yang memiliki alur seperti ini. Seperti boku dakega inai machi,
main character dari anime ini kembali ke usia 18 tahun nya dan harus mengulangi
kehidupan masa sekolahnya itu. Perbedaannya adalah jika Fujinuma dalam boku
dakega inai machi memiliki kemampuan untuk kembali ke masa lalu tanpa
kehendaknya, lain lagi dengan kaizaki dalam reLife ini yang dapat kembali ke
usia muda karena meminum sebuah pil. Sama kek conan lah ya, karena drugs jadi bisa mengecil. Nah dalam
kembalinya ke usia remaja, Kaizaki memiliki kontrak dengan perusahaan pembuat
obat tersebut yaitu hidup dalam usia 18 tahun selama se tahun dengan memiliki
misi yang harus dicapai. Sejauh ini aku baru nonton 5 episode dan aku rasa
flat. Yaaa, tentang kehidupan sekolah kebanyakan. Ada komedinya juga sih. Tapi
aku lagi ingin menonton anime atau film yang menantang seperti boku dakega inai
machi, atau anime yang drama sekalian yang biking ngaduk-ngaduk perasaan.
Sejauh lima episode reLife ini kurang greget, (kek anime angel beats, bosen
bangeeeet nontonnya, aku lebih suka anime yang baru dua episode langsung nembak
bikin penasaran kek ao haru ride juga bokutachi ga inai machi) atau mungkin
pengembangan cerita nya memang dibuat lambat sehingga berkembang di setiap
karakternya sebelum masuk ke inti cerita yang ingin disampaikan. Dan sampai
episode lima ini belum terungkap tujuan kaizaki kembali ke usia remaja tuh untuk
apaaaaaaaaaa.
Buat kamu yang membaca review ini jangan terlalu
banyak terpengaruhya, ini kan hanya sebuah opini pribadi yang banyak mengambil
sudut subjectivitas, tapi dari pendapat kakak ku dan temanku yang telah menontonnya
sampai tamat untuk season satu ini reLife memang menarik untuk diikuti.
Terlebih, bakal ada episode dua nya. Karena kan misi kaizaki untuk berusia
remaja itu durasinya satu tahun, nah dalam season satu ini abru diceritakan
sampai satu semester saja. So, pasti ada season selanjutnya kan. Jadi tunggu
aja.
Oh iya, kabar nya anime ini merupakan adaptasi dari
manga online di jepang. Untuk manga cetak nya aja baru dua volume yang terbit.
![]() |
| karakter ini mengingatkan pada karakter kuronoma sawako di anime kimi ni todoke. sendirian, ga punya temen, pengen berteman, berniat senyum manis alhasil senyumnya serem |
Yang aku suka dari anime ini adalah ending song nya
yang berbeda-beda di setiap episodenya. Terlebih lagi, lagu yang dimunculkan
adalah lagu-lagu heubeul, menginterpretasikan bahwa Kaizaki sang main character
adalah angkatan tua, yaa kelahiran 80an akhir yang belum mengenal perkembangan
one ok rock, jadi lagu yang di play pun lagu-lagu tahun 2000an awal. Kaget
campur seneng saat honey nya l’arc en ciel muncul. Happy banget bisa ikut
nyanyi di endingnya episode lima




Tidak ada komentar:
Posting Komentar