Rabu, 13 Juli 2016

reLIFE


Anime yang memiliki 13 episode ini langsung tamat di kali pertama perilisannya. Seperti biasa, aku direkomendasikan untuk menonton anime ini karena memiliki cerita “pergi ke masa lalu” – entahlah aku memang menyukai anime atau film yang memiliki alur seperti ini. Seperti boku dakega inai machi, main character dari anime ini kembali ke usia 18 tahun nya dan harus mengulangi kehidupan masa sekolahnya itu. Perbedaannya adalah jika Fujinuma dalam boku dakega inai machi memiliki kemampuan untuk kembali ke masa lalu tanpa kehendaknya, lain lagi dengan kaizaki dalam reLife ini yang dapat kembali ke usia muda karena meminum sebuah pil. Sama kek conan lah ya, karena drugs jadi bisa mengecil. Nah dalam kembalinya ke usia remaja, Kaizaki memiliki kontrak dengan perusahaan pembuat obat tersebut yaitu hidup dalam usia 18 tahun selama se tahun dengan memiliki misi yang harus dicapai. Sejauh ini aku baru nonton 5 episode dan aku rasa flat. Yaaa, tentang kehidupan sekolah kebanyakan. Ada komedinya juga sih. Tapi aku lagi ingin menonton anime atau film yang menantang seperti boku dakega inai machi, atau anime yang drama sekalian yang biking ngaduk-ngaduk perasaan. Sejauh lima episode reLife ini kurang greget, (kek anime angel beats, bosen bangeeeet nontonnya, aku lebih suka anime yang baru dua episode langsung nembak bikin penasaran kek ao haru ride juga bokutachi ga inai machi) atau mungkin pengembangan cerita nya memang dibuat lambat sehingga berkembang di setiap karakternya sebelum masuk ke inti cerita yang ingin disampaikan. Dan sampai episode lima ini belum terungkap tujuan kaizaki kembali ke usia remaja tuh untuk apaaaaaaaaaa.


Buat kamu yang membaca review ini jangan terlalu banyak terpengaruhya, ini kan hanya sebuah opini pribadi yang banyak mengambil sudut subjectivitas, tapi dari pendapat kakak ku dan temanku yang telah menontonnya sampai tamat untuk season satu ini reLife memang menarik untuk diikuti. Terlebih, bakal ada episode dua nya. Karena kan misi kaizaki untuk berusia remaja itu durasinya satu tahun, nah dalam season satu ini abru diceritakan sampai satu semester saja. So, pasti ada season selanjutnya kan. Jadi tunggu aja.


Oh iya, kabar nya anime ini merupakan adaptasi dari manga online di jepang. Untuk manga cetak nya aja baru dua volume yang terbit.

karakter ini mengingatkan pada karakter kuronoma sawako di anime kimi ni todoke. sendirian, ga punya temen, pengen berteman, berniat senyum manis alhasil senyumnya serem
Yang aku suka dari anime ini adalah ending song nya yang berbeda-beda di setiap episodenya. Terlebih lagi, lagu yang dimunculkan adalah lagu-lagu heubeul, menginterpretasikan bahwa Kaizaki sang main character adalah angkatan tua, yaa kelahiran 80an akhir yang belum mengenal perkembangan one ok rock, jadi lagu yang di play pun lagu-lagu tahun 2000an awal. Kaget campur seneng saat honey nya l’arc en ciel muncul. Happy banget bisa ikut nyanyi di endingnya episode lima




Tidak ada komentar:

Posting Komentar