Senin, 26 Desember 2011

pak habibie


Setelah membaca novelnya andrea hirata, disambung sama novel yang berjudul Habibie2. Habibie satu nya itu yang berjudul Habibie & Ainun. Novel yang pertama itu asli ditulis sama pak Habibie, dan gue belum baca. Setelah gue baca buku Habibie2, banyak banget pelajaran yang dapat gue ambil. Contohnya, gue jadi pengen dapet cowok kalau bisa gue dapet suami kayak pak habibie—eh. Soalnya, kelihatan banget kalau pak habibie itu sangat sayang, sangat mencintai ibu Ainun. Jarang orang yang kayak gitu! Orang-orang jaman sekarang banyaknya mendua, gak setia dan sebagainya… setelah baca buku itu, gue jadi ngubek-ngubek buku PKn SD yang udah gue taro di dalem kardus. Apa yang gue cari? Kisah Habibie dalam buku SD itu. gue jadi nge fans sama pak Habibie. Gue jadi pengen ketemu pak Habibie. Pak habibie masuk kedalam daftar orang-orang yang ingin gue temui. Gue dan temen gue—Ufiya, selalu berapi-api kalau ngebahas tentang pak Habibie. Sampai gue berilustrasi kalau gue ketemu pak Habibie:
Disuatu hari, gue dan Ufiya lagi jalan-jalan di toko elektronik di Jalan Purnawarman, gue ceritanya mau beli kamera digital untuk kelulusan ntar. Gue juga baru dari gramedia, beli buku Habibie&Ainun. Pas gue sama Ufiya nyari kamera, ada seseorang bersama ajudannya sedang melihat-lihat kamera. Mungkin beliau juga sedang ingin meambah koleksi kameranya. Gue curiga, mungkin aja itu pak Habibie. Ufiya gak percaya. Gue lihat dia dari jauh. Ternyata bener! Itu pak Habibie. Gue dan Ufiya histeris melihatnya, kita kayak ketemu Artis WAHH lebih WAHH dari SHINee. Gue buru-buru bayar kamera ke kasir dan segera menghampiri pak Habibie sebelum beliau pergi. Pelan-pelan, dan malu-malu juga, gue dan Ufiya menyapa pak Habibie.
Gue dan Ufiya: maaf, apa benar bapak pak Habibie?
Pak Habibie: iya. saya habibie
Gue dan Ufiya : * teriak histeris* kyaaaaaaaaaa kita ketemu Habibie!! *gugurubugan teu puguh*
Pak Habibie : *istighfar karena kelakuan kita*
Gue dan Ufiya: pak, kita nge fans loh sama bapak!!
Pak Habibie : *senyum*
Gue dan Ufiya: kita udah baca buku bapak! Sampe hafal kalimat yang ada di buku bapak : kamu dilahirkan untuk saya dan saya dilahirkan untuk kamu
Pak Habibie : *terharu dan bangga melihat kedua bocah di depannya*
Gue dan Ufiya: boleh minta tanda tangan pak?
Pak Habibie : boleh
Gue : *ngeluarin buku Habibie&Ainun yang baru dibeli*
Ufiya: *manyun, karena dia gak bawa buku Habibie&Ainun*
Gue dan Ufiya: pak, boleh foto bareng gak?
Pak Habibie: boleh
Kita foto bareng deh pake kamera yang baru gue beli. Dan malam harinya, pak Habibie mimpi buruk karena siang harinya bertemu dua bocah tengik dalam suatu mall. Hahaha. Begitulah kalau gue lagi ngehayal. Kadang terlalu tinggi kayak lagunya peterpan-khayalan tingkat tinggi. Tapi biar lah, gue seneng ngehayal dan gue seneng bermimpi, gue seneng kalau gue mewujudkan mimpi itu dan gue lebih seneng kalau mimpi dan khayalan gue itu terwujud. Gue dan Ufiya cuma bisa berdoa, semoga kita bisa ketemu pak Habibie, tapi tentunya lebih baik daripada ilustrasi diatas. Hm… tapi kalau dipikir-pikir, kalau gue ketemu pak Habibie, gue malu. Gue gak punya apa-apa di depan pak Habibie. Sedangkan pak Habibie telah memberikan kemampuannya untuk pembangunan bangsa. Sangat mencintai bangsa Indonesia. lha gue? Nilai pelajaran di sekolah aja masih harus di remed. Gue lebih Bangga sama Korea Selatan, Jepang, dan Prancis dibanding Indonesia. nilai bahasa Indonesia gue lebih kecil daripada nilai Bahasa Inggris. Tapi nilai Agama gue masih bagus kok! Hehehe. Yaaa gue harus belajar sungguh-sungguh dan berprestasi yang bisa membanggakan Negara Indonesia, supaya kalau gue ketemu pak Habibie, gue gak malu.
Seperti novel Andrea Hirata sebelumnya, ada beberapa kata-kata yang gue suka pada novel Habibie 2:
1.       BJH pernah berkata, “jika seandainya dulu saya salah pertimbangan dan maju lagi dalam pencalonan, saya bisa kembali jadi presiden, tapi akan kehilangan ibu Ainun”. Hal 51
2.       Dibalik sukses seorang suami, hanya mungkin karen ada peran seorang istri. Karena itu, apa yang telah saya capai dalam karir saya sampai sekarang ini tidak lepas dari peran istri saya Hasri Ainun Habibie. Hal 52
3.       Saya menerima pengahargaan ini atas nama keluarga, anak-anak, menantu, cucu, khususnya stri saya yang tercinta, Hsri Ainun HAbibie, yang telah mendampigin sayan dengan kesetiaan yang tulus serta pengorbanan yang ikhlas sehingga saya dapat menjadi hamba Allah seperti sekarang ini. saya sering mengatakan bahwa dibalik sukses seorang tokoh tersembunyi 2 perempuan yang amat emnentukan, yaitu ibu dan istri. Hal 53
4.       Juka BHJ pintar, apa yang menyebabkanya? Pembantu retor UIN yang menjadi moderator ketika BHJ memberikan orasi ilmiah pada maret 2011 yang lalu di gedung UIN dengan santai berkelakar, “kenapa BJH itu pintar? Karena BJH orangnya pendek, maka otak dan hatinya nyambung”. Hal 58
5.       Saya bersyukur memang kami dipertemukan oleh Allah, dua insane yang memang dijodohkan. Sering saya berkata pada istri saya bahwa kamu dilahirkan untuk saya dan saya dilahirkan untuk kamu. Hal 77
6.       Shakespare menulis (romeo dan julliet) penuh dengan suguhan estetis dan artistic, sementara Habibie menulis (Habibie&Ainun) dengan penuh gejolak rasa dan air mata. Hal 95
7.       Tahu kah pak Habibie, bahwa buku Habibie&Ainun merupakan karya yang akan dapat lebih bermakna dari Taj Mahal, walaupun keduanya sama-sama melambangkan cinta seorang siuami kepada istrinya Taj Mahal hanya dapat dinikmati keindahan dan keanggunanya, tetapi buku Habibie&Ainun selain dapat dinikmati jalan ceritanya juga amat berguna bagi mereka yang ingin memahami pesan-pesan moral dibalik cerita tersebut. Hal 96
8.       Seorang pelajar wanita menulis dalam blog yang ditujukan kepada BJH kira-kira sebagai berikut; “saya sedih, bapak sudah memberikan segala-galanya bagi Negara ini, tetapi bapak justru di sia-siakan oleh Negara ini. hal 162

Cinta pak Habibie untuk bu Ainun: cinta yang murni, suci, sejati, sempurna dan abadi. Envy!!! Sok lah, gue buka lowongan. Buat cowok yang merasa seperti pak Habibie—yang senantiasa selalu mencintai ibu Ainun sepenuh hati— silahkan kirimkan CV anda ke email : haisinta@yahoo.com . buat cowok yang mencintai gue tapi tidak memiliki criteria seperti Pak Habibie, silahkan baca dulu buku Habibie&Ainun. Buat nickkhun, gue mau nikah sama lo. Lo seperti pak Habibie yang sangat sayang kepada Victoria. Tapi lo harus muslim dulu. Baru gue mau nikah. Pokoknya Pak Habibie is the best. Bukan cuma professor di bidang teknologi, tapi pak Habibie juga profrssor cinta. Seperti yang udah disebutin, gue pengen punya cowok bahkan suami kayak pak Habibie. Menurut gue, tipe lelaki kaya pak Habibie itu: cowok dunia akhirat!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar