Senin, 14 Mei 2012

kimi to boku


Akhir-akhir ini gue kembali pada kehidupan gue seperti biasanya. Selasa, Kamis, Sabtu belajar untuk DELF. Rabu dan Jumat jadi asisten nya Bu Nur. Tapi… gue sekarang jadi seneng nonton anime lagi. Ada satu anime yang udah tamat, dan kalau anime itu ada sambungannya, atau season berikutnya, gue gak mau nonton lagi. Judulnya ore no imouto. Gak begitu menarik sih—menurut gue. Tokoh utamanya itu otaku. Dan tahu sendiri, gue gak suka sama orang yang otaku. Gue nonton anime itu tanpa sepengetahuan kakak gue. Setelah kakak gue tahu gue udah tamat nonton anime itu, dia bilang, ”itu anime dewasa”. Gubrakkk~!
Takut gue kena dampak buruk, kakak gue menyarankan untuk menonton anime yang sesuai dengan umur gue yang baru dapet KTP ini. dia menyarankan gue untuk menonton anime yang berjudul kimi to boku. Dan gue jatuh cinta sama anime itu. setiap nonton anime itu, gue gak lupa baca istighfar. Semoga gue gak jadi otaku Ya Allah!
Episode pertamanya aja udah bikin gue ketawa-ketiwi. Dan dalam waktu satu hari, enggak, mungkin dua hari gue menghabiskan satu season anime itu, sekitar 13 episode— menurut kakak gue itu rekor. Tapi menurut gue itu biasa aja. Gue pernah nonton drama korea dari ba’da isya sampe ba’da subuh. 
            Balik lagi ke kimi to boku. Jadi, anime itu menceritakan tentang 4 orang cowok, mereka itu sahabatan dari TK sampai sekarang mereka SMA, mereka telah melewati berbagai musim bersama. Musim panas, musim dingin, musim semi, dan musim gugur. Kalau mereka ada di Indonesia, pasti mereka pun melewati musim duren bersama—ngaco. Yang menarik, mereka itu punya sifat yang berbeda. Pokoknya nonton gera. Gak akan nyesel. Nama-nama tokohnya itu Kaname, si kembar Yuta-Yuki, dan si feminin Shun. Ntar ditambah lagi tokoh Chizuru yang merupakan orang Jerman, teman masa kecil Yuki. Terus ada Mary yang suka sama Shun, dan seterusnya. Pokoknya nonton!
            Selain anime nya, gue juga suka soundtrack nya. Setiap opening pasti gue nyanyi Yappari kimi da yo ne~!. dan setiap ending gue skip lagunya. Soalnya galau abiiiis! Gue berharap di season dua lagu nya ganti.
            Eh ternyata bener, pas season dua lagu opening dan endingnya ganti. Karena gue belum terbiasa untuk mendengarkan soundtrack yang kedua ini, gue play dulu si Yappari, baru gue play episode nya. Dan di endingnya pula gue play si lagu galau. Tapi semakin kesini, ternyata lagu di season 2 ini enak juga. artinya juga gak kalah galau sama season pertama.
            Karena anime ini per season, jadi kita harus sabar nunggu episode nya rilis setiap minggu nya. Uwaaah udah gak sabar nih pengen lihat kelanjutan cinta segitiga antara Chizuru-Mary-Shun. Udah lah, Mary sama Shun aja, Chizuru sama gue, tapi gue lebih suka Chizuru kalau rambutnya lagi basah. Ganteeeeeeeng! 

 sikembar yuta-yuki. Yuta lebih populer di kalangan cewek. Yuki gak terlalu peduli dengan lingkungan sekitarnya. Yang hanya ia minati ada dua, yaitu uang dan anime/manga. Tapi keduanya gue suka. 

dari kiri ke kanan. Atas: kanamechii, Shun, Yuta. Bawah Chizuru dan Yui. Semuanya gue suka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar