Lagi-lagi tentang anime, だいじょぶん ですよ~ berhubung kakak gue pecinta anime, jadi nya gue ikut ketularan juga
deeh.. Ada beberapa genre anime yang gue suka, yaitu: anime remaja cewek, life
school, detective dan tentunya komedi. Yang sedih-sedihan dan menguras air mata
juga gue suka. Yang baru gue lihat ini berjudul kokoro connect, yang
kata kakak, artinya itu: hati yang terhubung. Oow~ karena begitu mellow nya
gue, saat mendengar kalimat ‘hati yang terhubung’ gue langsung memutuskan untuk
menonton anime tersebut. Bayangan gue mengenai hati yang terhubung: kisah cinta
diantara dua remaja SMA. Terus cerita nya klise seperti cerita-cerita lainnya.
salah satu dari mereka mati. Walaupun mereka terpisah dunia, tapi hati mereka
tetapi terhubung. Itulah gambaran gue saat mendengar arti judul anime ini. Tetapi…
jeng jeng jeng… Gue salah. Di beberapa episode awal, gue merasa kalau anime itu
hampir mirip dengan drama korea Secret Garden. Soalnya si tokoh-tokoh
dari anime tersebut juga mengalami ‘pertukaran jiwa’. Bedanya, di Secret
Garden yang tertukar jiwa cuma dua orang, Kim Joo Won dan Gil Ra Im. Tapi
di kokoro connect ini yang tertukar jiwa ada 5 orang. Coba pikir, apakah ini
yang dinamakan kokoro connect—hati yang terhubung?— lieur mikiranna oge *plak*
Anime yang memiliki 13 episode
ini dibagi menjadi 3 pokok cerita. Yang pertama yaitu tentang pertukaran jiwa
diantara mereka berlima. Yang kedua mengenai bagaimana cara mengendalikan
keinginan dari diri mereka masing-masing. Dan yang ketiga yaitu perubahan diri
mereka ke masa lalu. Yang menarik
menurut gue yaitu di bagian ketiga saat mereka kembali ke tubuh mereka di masa
lalu. Contohnya Aoki yang kembali ke usia 14 tahun dan ia tidak mengingat Yui. Iori,
Inaba, dan Yui yang terbayang-bayang akan masa lalu nya bisa mengatasi semua masalah
dan rasa ketakutannya nya saat mereka kembali ke tubuh mereka di masa lalu.
Secara garis besar, anime ini
merupakan anime yang menjelaskan akan masa-masa remaja. Masa remaja yang erat
hubungannya dengan kisah cinta, dengan ‘mencari jati diri’, dan pikiran-pikiran
kotor. Tokoh-tokoh dalam anime ini menjelaskan bagaimana tenggang rasa, kebersamaan,
saling menolong, saling melindungi, saling
percaya, dan semua itu menrujuk kepada satu hal: saling melengkapi. Dan setelah
tamat menontonnya, gue baru mengerti, kenapa anime ini di beri judul kokoro
connect.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar