Jumat, 26 Oktober 2012

Kokoro connect

Lagi-lagi tentang anime, だいじょぶん ですよ~ berhubung kakak gue pecinta anime, jadi nya gue ikut ketularan juga deeh.. Ada beberapa genre anime yang gue suka, yaitu: anime remaja cewek, life school, detective dan tentunya komedi. Yang sedih-sedihan dan menguras air mata juga gue suka. Yang baru gue lihat ini berjudul kokoro connect, yang kata kakak, artinya itu: hati yang terhubung. Oow~ karena begitu mellow nya gue, saat mendengar kalimat ‘hati yang terhubung’ gue langsung memutuskan untuk menonton anime tersebut. Bayangan gue mengenai hati yang terhubung: kisah cinta diantara dua remaja SMA. Terus cerita nya klise seperti cerita-cerita lainnya. salah satu dari mereka mati. Walaupun mereka terpisah dunia, tapi hati mereka tetapi terhubung. Itulah gambaran gue saat mendengar arti judul anime ini. Tetapi… jeng jeng jeng… Gue salah. Di beberapa episode awal, gue merasa kalau anime itu hampir mirip dengan drama korea Secret Garden. Soalnya si tokoh-tokoh dari anime tersebut juga mengalami ‘pertukaran jiwa’. Bedanya, di Secret Garden yang tertukar jiwa cuma dua orang, Kim Joo Won dan Gil Ra Im. Tapi di kokoro connect ini yang tertukar jiwa ada 5 orang. Coba pikir, apakah ini yang dinamakan kokoro connect—hati yang terhubung?— lieur mikiranna oge *plak*
Anime yang memiliki 13 episode ini dibagi menjadi 3 pokok cerita. Yang pertama yaitu tentang pertukaran jiwa diantara mereka berlima. Yang kedua mengenai bagaimana cara mengendalikan keinginan dari diri mereka masing-masing. Dan yang ketiga yaitu perubahan diri mereka ke masa lalu.  Yang menarik menurut gue yaitu di bagian ketiga saat mereka kembali ke tubuh mereka di masa lalu. Contohnya Aoki yang kembali ke usia 14 tahun dan ia tidak mengingat Yui. Iori, Inaba, dan Yui yang terbayang-bayang akan masa lalu nya bisa mengatasi semua masalah dan rasa ketakutannya nya saat mereka kembali ke tubuh mereka di masa lalu.
Secara garis besar, anime ini merupakan anime yang menjelaskan akan masa-masa remaja. Masa remaja yang erat hubungannya dengan kisah cinta, dengan ‘mencari jati diri’, dan pikiran-pikiran kotor. Tokoh-tokoh dalam anime ini menjelaskan bagaimana tenggang rasa, kebersamaan, saling  menolong, saling melindungi, saling percaya, dan semua itu menrujuk kepada satu hal: saling melengkapi. Dan setelah tamat menontonnya, gue baru mengerti, kenapa anime ini di beri judul kokoro connect.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar