Kamis, 27 Desember 2012

Un Cadeau Pour Ma Mère


Di sore hari yang agak mendung selepas hujan, gue masih membolak-balikan buku Perkembangan Peserta Didik yang materinya tak kunjung menempel di otak. Terdengar derap langkah terburu-buru menaiki tangga. Tak lama kemudian si pemilik kaki itu menuruni tangga kembali. Kemudian ia terburu-buru lagi menaiki tangga dan memasuki kamar gue sambil membawa kado yang belum selesai dibungkus.
            “terus ini gimana lagi?” tanya nya sambil memegangi kado tersebut. Kakak gue, berencana memberikan hadiah ulangtahun untuk mama yang akan jatuh di tanggal 29 desember 2012, dua hari mendatang.
            Setelah tahun kemarin kami—gue, kakak dan adik memberikan surprise dengan membawakan birthday cake untuk mama, tahun ini gue belum tentu berbuat hal yang sama untuk ultah mama. Mengingat tahun depan “gaji” bakalan dirapel, sehingga gue harus nge press biaya hidup seminimal mungkin supaya bisa ‘bertahan’ pergi ke kampus tanpa minta ongkos ke orang tua. Karena itulah gue gak bisa beli birthday cake untuk ultah mama seperti tahun sebelumnya. Beruntunglah gue punya kakak yang bisa diandalkan. Tanpa basa-basi, ia akan membelikan kado untuk mama tanpa meminta uang patungan dari gue dan ade gue. alhamdulillah~
            Kemarin sepulang kerja ia telah membawa sebuah benda yang dibungkus oleh sebuah kotak yang akan menjadi hadiah untuk mama. Kotak itulah yang ia bawa ke kamar gue sekarang dengan bungku kado yang belum tercover seluruhnya. Ia meletakkan kado itu serta selotip dan guntingnya.
            “ya tinggal di lipat aja bungkus kadonya” kata gue sambil menyelesaikan membungkus kado tersebut.
            “kalau bisa, kamu bikin kata-kata gitu, kayak kartu ucapan” pinta kakak gue
            “ha? kartu ucapan? Kata-katanya kayak gimana?”
            “pokoknya kartu ucapan gitu, jadi ntar nya bakalan dibaca sebelum ngebuka kadonya. Aa tunggu dibawah” ia kembali menuruni tangga dan berjaga-jaga dibawah mengantisipasi ada orang yang tiba-tiba masuk rumah. Gue kebingungan mencari kata-kata juga mencari kertas yang akan digunakan sebagai kartu ucapan. Gue udah cukup sering bikin kartu ucapan untuk yang ulangtahun. Saking seringnya, gue punya koleksi kertas-kertas kece beserta amplopnya untuk kartu ucapan. Mungkin karena terlalus sering, untuk ultah mama kali ini, kertas-kertas kece itu gak ada. Sepertinya habis. () gak mungkin gue menggunakan kertas polos dari buku tulis sebagai kartu ucapan. Akhirnya gue menemukan notebook SHINee yang nyempil diantara barang-barang di dalam lemari. Dengan background Kang Tae Joon alias Choi Minho, gue mulai menuliskan sebuah ucapan ulangtahun buat mama~

            Kertas itu dimasukan kedalam bungkus kado dan gue bungkus lagi dengan rapi. Entahlah apa yang ada dipikiran kakak gue, dia niat banget beli bungkus kado angry bird yang kece punya plus selotip nya pula. Padahal gue masih punya selotip dan bungkus kado bekas ngado ke si Toe. Hhe
Beginilah jadinya kado itu. semoga mama suka dengan kadonya. Joyeux anniversaire ma mère
isi kadonya apa? yang pasti bukan cincin kawin


                                                                                                

Tidak ada komentar:

Posting Komentar