Beberapa
waktu yang lalu mama sering mengeluh tentang kakinya yang sakit. Setelah
diperiksakan ke dokter, ternyata penyebabnya ada tulang yang tumbuh di kakinya
yg menyebabkan mama merasa sakit saat berdiri. Solusinya adalah dengan minum
obat. Kata dokter, jika sudah tidak terasa sakit dengan minum obat ya
alhamdulillah. Jika masih mengeluh sakit, harus disuntik, dan jika disuntik pun
tak mempan ya harus dibedah. Tapi kata mama setelah dua kali minum obat pun
sudah tak terasa sakit si kaki. Alhamdulillah~
Akan
tetapi setelah obat itu habis sakit itu terasa kembali. Setelah tiga minggu
minum obat dan tak kunjung hilang rasa sakit itu, mamapun kembali berobat.
Dokter sempat memarahi mama karena mama beli obat serupa di apotek, seharusnya
mama kembali ke dokter, dan dokter akan memberikan obat lain tergantung
perkembangan si kaki. Yaaa meneketehe,
lha gue juga yg beli obatnya. Atas perintah mama pastinya.
Sebelum
disuntik, kaki harus terlebih dahulu di ronsen. Hal itu bertujan untuk melihat,
dimana letak tulang itu tumbuh. Setelah di ronsen, dan terihat tulang
tumbuhnya, baru lah dokter menyuntik kaki mama. kalau dilihat mata telanjang
tidak terlihat apa2, tetapi setelah melihat hasil ronsen, ya memang ada tulang
yang tumbuh secara diagonal melawan tulang kering dekat mata kaki yang
menyebabkan penebalan pada kulit dan kaki terasa sakit saat berdiri dan
berjalan. *maaf kalau ada istilah yang
salah.
Suntikannya
gede banget. Dan rasa sakitnya luar biasa *kata mama. Rasa sakit efek suntikan
itu masih terasa tiga hari setelahnya. Itu baru satu kaki, kaki kanan. Kata
dokter kaki kirinya pun harus di suntik. Tapi karena belum di ronsen, jadi kaki
kanan terlebih dahulu yang disuntik.
Mendengar
kabar mama sakit, ada tetangga yang nanya "teh si mama sakit apa? Itu
kakinya kenapa? Bisa jalan?" Agak kaget juga dengernya, lha berita
menyebar begitu cepat ternyata. Gue jawab dengan ramah kalo mamah itu emang
sakit kaki, ada tulang yang tumbuh di kakinya dan masih bisa jalan meski terasa
sakit. Mendendengar hal itu, orang tua dari murid gue cerita, kalo mamanya juga
pernah mengalami hal yang sama. Tapi tumbuh tulangnya di tangan, dekat
pergelangan tangan. Hal itu dikarenakan mamanya sering minum susu kalsium. Dan
ternyata tidak semua tubuh orang dewasa dapat menyerap kalsium, kalsium yang
tidak terserap itulah yang menyebabkan tumbuhnya tulang. Ooooooooooh. Iya. Oh
nya panjang banget. Karena mama emang doyan banget minum susu sebelum tidur.
Itu mungkin penyebab utamanya. Mama orang tua murid gue aja tangan nya mesti di
bedah untuk membuang si tulang itu. Hajuuuuuuuh. Ga shanggup gue kalo kaki mama
harus dibedah juga.
Hari
ini mama mau ke tempat ronsen lagi, mau foto kakinya yang kiri. Semoga setelah
itu disuntik dan mengalami perkembangan sehingga tulang tersebut terhambat
pertumbuhannya dan kaki mama ga perlu dibedah. Aaamiiiin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar