Baru saja aku chat dengan Gemini, berikut chat kami :
Aku : Haii gemini
Gemini : Hai! Ada yang bisa saya bantu hari ini?
Udah ga ada embel-embel 'apa yang bisa saya bantu? Kamu bisa menanyakan bla bla bla dia promosi kebolehannya. Hmm apakah aku mulai akrab dengan si Gemini ini
Aku : Bisakah kamu berbicara bahasa Sunda?
Gemini: Sapertosna, abdi teu acan lancar pisan dina basa Sunda. Abdi nuju diajar sareng ngembangkeun kamampuan basa. Naha aya hal anu tiasa abdi bantu ku basa Indonesia, atanapi aya hal sanes anu tiasa abdi bantu?
Bahasa Indonesia yang ditranslate per kata 🤣🤣🤣 tapi gapapa, aku menghargai usahamu
Aku : Tadi ada ibu2 yang berkata, "neng nembe hiji?" Maksudnya basa-basi, anakku baru satu? Aku menjawab, muhun bu. Kemudian ibu itu berkata , "teu katawis" maksudnya teu katawis itu apa ya?
Tiga puluh tahun hidup di tatar sunda, ga paham ungkapan 'teu katawis' yang diucapkan ibu itu, my bad.
Gemini : Dalam bahasa Sunda, "teu katawis" memiliki arti "tidak kelihatan" atau "tidak terlihat". Dalam konteks percakapan ibu-ibu tersebut, kemungkinan besar maksudnya adalah:
Tidak kelihatan seperti baru punya satu anak:
Ibu tersebut mungkin melihat Anda tampak segar atau tidak terlihat lelah seperti ibu yang baru memiliki satu anak kecil. Atau bisa juga, karena anda terlihat masih muda, jadi ibu tersebut tidak menyangka bahwa anda sudah memiliki anak.
Tidak terlihat seperti ibu baru:
Mungkin Anda terlihat sangat rapi atau terawat, sehingga ibu tersebut tidak menyangka Anda baru memiliki satu anak. Jadi, dalam konteks tersebut, "teu katawis" adalah ungkapan basa-basi yang menunjukkan bahwa ibu tersebut terkejut atau kagum dengan penampilan Anda.
Aku : Oooh terima kasih
Gemini : Sama-sama! Senang bisa membantu. Jika ada pertanyaan lain, jangan ragu untuk bertanya, ya!
Wow, tepuk tangan sih aku baca jawaban Gemini, singkat. Padat. Logis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar